Saturday, 30 December 2017

Investasi Paling Menguntungkan

Dalam pembahasan ekonomi, investasi diartikan sebagai akumulasi suatu bentuk aktiva/harta dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan. Biasanya disebut juga penanaman modal.
Berbicara tentang investasi, rata-rata orang akan ingat berbagai produk investasi non riil semisal reksa dana, saham dan lain sebagainya. Atau mungkin beli tanah, rumah, emas dan membeli harta benda lainnya yang kelak diharapkan akan diraih hasil berkali-kali lipat darinya. Berinvestasi yang demikian memang menguntungkan. Tapi jangan lupa, keuntungannya masih sebatas dunia. Di akhirat bagaimana?
Bahkan investasi nonriil bisa berbuah kerugian di akhirat. Sebab keuntungan yang rata-rata adalah riba, sesuatu yang diharamkan Allah swt. Lalu investasi apa yang menguntungkan hingga bisa kita rasakan bahkan di kehidupan kekal nantinya? Setidaknya ada beberapa hal:

Pertama, buku.
Jangan pernah merasa rugi membeli buku. Karena ternyata buku bisa jadi modal berharga bagimu. Untuk apa? Untuk menambah wawasanmu. Untuk mencerahkan pemikiranmu. Untuk menanamkan intelektualitas pada dirimu.
Ketika buku yang kita beli bermuatan kebaikan Islam, lalu kebaikan itu kita sebarkan bayangkan pahala yang akan kita dapatkan. Semakin berlipat pahala bila kebaikan itu semakin tersebar dari orang ke orang. Kok saya bisa ingat hal ini?
Iya, kemaren baru dapat materi bagus dari Cik Gu Apu Indragiri melalui grup WA Akademi Menulis Kreatif. Bahasannya kira-kira berjudul “Buku adalah Investasi Berharga”.

Kedua, anak salih/saliha.
Kebanyakan orang pasti sadar bahwa anak adalah investasi berharga. Makanya, demi anak orangtua rela berkorban waktu, tenaga, pikiran dan harta untuk mengurus dan menyekolahkan hingga ia bisa mandiri dan kelak jadi tumpuan orangtua di masa tua.
Pemahaman seperti itu tidak sepenuhnya salah. Karena sudah kewajiban anak, khususnya anak laki-laki untuk mengurus orangtuanya dikala tua. Tapi ada yang lebih penting lagi, yaitu anak sebagai investasi akhirat. Artinya, doa-doa anak bisa menghantarkan orangtua ke syurga.
Hafalan al Qur’an anak bisa membuat orangtuanya dihadiahkan Allah swt jubah terindah kelak di syurga. Maka rawatlah anak ibu bapak sebagaimana yang Allah swt kehendaki. Jadikan mereka hamba yang taat pada Tuhan yang menciptakannya. Insya allah, pengorbananmu tak akan sia-sia karena ibu bapak akan mereguk keuntungan di syurga.

Ketiga, sedekah.
Islam memang unik. Ajarannya unik. Kalau dalam pandangan manusia, menyerahkan uang secara cuma-cuma pada orang lain ataupun membelikan suatu benda untuk orang lain berarti mengurangi harta. Tapi dalam pandangan Islam, justru harta yang disedekahkan karena iman, itulah harta seorang muslim yang sebenarnya. Habisnya tidak sia-sia, karena berbuah  pahala.
Bagi muslim, pahala adalah sebenar-benar bekal yang akan menyelamatkan nasib di hari perhitungan. Maka Islam menganjurkan jangan segan-segan bersedekah, apalagi sedekah jariyah. Sedekah jariyah seumpama membangun mesjid atau menghasilkan karya-karya berupa buku bermanfaat misalnya, maka ia akan menjadi investasi berharga. Kelak, pahalanya akan terus menerus mengalir meski kita sudah meninggalkan dunia.

Keempat, dakwah.
Aktivitas menyampaikan kebenaran Islam sebagaimana Rasulullah saw dan para sahabat butuh pengorbanan besar. Pendakwah bukan mendapatkan keuntungan uang, melainkan harus berkorban tenaga, waktu, pemikiran, harta bahkan jiwa.
Aktivitas dakwah pasti menyita sebagian hidup kita, hingga porsi untuk mencari uang berkurang. Tapi yakinlah bahwa pengorbanan itu adalah investasi berharga. Lagi-lagi imbalannya adalah pahala.
Allah swt telah membeli dari orang mukmin harta dan jiwa mereka dengan bayaran syurga. Siapa yang menghabiskan masa hidupnya di jalan Allah swt, menyampaikan kebenaran agamaNya hingga kebangkitan Islam terwujud, insya allah keuntungan akhirat ia dapatkan. Wallahu a’lam. []

Oleh: Eva Arlini, SE
Alumni Fak. Ekonomi Univ. Muslim Nusantara Medan, Arlini.Rizki@gmail.com
 Islampos.com


5 Kebiasaan Ciri-ciri Calon Orang Sukses

Sobat Alif, meraih kesuksesan tentu tidaklah mudah. Untuk mencapai kesuksesan, seseorang harus melewati proses dan berbagai tantangan rumit yang tentunya tidak sebentar. Kebiasaan merupakan peranan penting dalam mencapai kesuksesan. Kebiasaan kecil pun juga memberikan dampak bagi kesuksesanmu. Jadi, jika Sobat Alif ingin sukses, ikuti kebiasaan-kebiasaan ini, yuk!
1. Bangun 3 Jam Sebelum Jam Kerja
Berdasarkan penelitian, 44% orang sukses bangun 3 jam sebelum jam kerja dimulai. Hal ini dilakukan agar dapat memiliki cukup waktu untuk bersiap-siap, menenangkan diri sebelum bekerja, dan kesempatan yang didapat akan lebih banyak karena waktunya juga lebih banyak. 
Dengan bangun pagi, Sobat Nida tidak akan terburu-buru untuk bersiap-siap berangkat ke kantor atau sekolah. Kamu juga bisa meluangkan waktu di pagi hari dengan membaca berita terbaru agar selalu uptodate.
2. Perbanyak Membaca
Perbanyaklah membaca. Ketika membaca, kamu akan menambah wawasan dan otakmu akan mengulang apa yang dibaca sehingga informasi yang didapat akan lebih mudah diingat.
3.  Hidup Sehat
Mulailah dengan hidup sehat. Jika tubuh sehat, maka pikiran pun akan tenang. Hal ini akan membuatmu tidak mudah stres, lebih berkonsentrasi dalam aktivitas, dan mudah mencari ide untuk mencapai kesuksesan. Biasakan untuk mengonsumsi makanan dan minuman sehat, serta pergilah ke tempat fitness setelah pulang kerja.
4. Kemampuan Berkomunikasi
Dilansir pada laman detik(dot)com, menurut CEO Virgin Richard Branson, komunikasi merupakan kemampuan paling penting yang harus dimiliki seorang pemimpin. Asahlah kemampuanmu dalam berkomunikasi. Hal ini bisa mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri
5. Meditasi
Kebiasaan terakhir ialah meditasi. Kebiasaan ini memiliki manfaat untuk mental, fisik, dan meningkatkan memorimu. Meditasi juga menghasilkan tidur malam yang berkualitas. Hal ini tentu akan berdampak besar pada produktivitas dan kreativitasmu. Bagi kita umat islam tentunya meditasi yang terbaik adalah dengan sholat yg khusyu'. 
Setelah Sobat Alif menerapkan 5 kebiasaan tersebut, kesempatanmu untuk menjadi orang sukses akan semakin besar. Ingatlah bahwa sukses atau tidaknya dirimu tidak ditentukan oleh apa yang dilakukan orang lain atau lingkungan sekitar, tetapi itu semua ditentukan oleh dirimu sendiri. (Dina Nazhifah)

Sumber: annidaonline.com

Ini Dia Bisnis yang Cocok Saat Musim Hujan

Sobat Alif, musim hujan memang selalu membawa keberkahan bagi seluruh makhluk hidup. Bukan hanya tanaman ataupun pepohonan yang dapat tumbuh dengan baik karena adanya pasokan air, tetapi juga memberikan pasokan oksigen yang bersih bagi kehidupan. Selain itu, hujan juga dapat memberikan peluang bisnis lho, Sob! Ini dia bisnis yang cocok saat musim hujan:
1. Laundry baju cepat kering
Bisnis yang satu ini dapat dikatakan sebagai bisnis yang laris. Kenapa? Karena di musim penghujan ini masyarakat akan kesulitan untuk mencuci mengeringkan baju. Hujan yang terus mengguyur dan udara yang lembab membuat baju sulit atau lama untuk dikeringkan, alhasil laundry baju cepat menjadi solusinya.
2. Jual makanan pedas
Makanan pedas merupakan santapan yang banyak dicari loh Sob. Nah pada musim hujan, makanan yang pedas dan hangat biasanya menjadi incaran orang. Apalagi kalau sedang liburan dan malas beraktivitas. Untuk membangkitkan semangatnya, mereka membutuhkan sesuatu yang segar, pedas dan hangat.
3. Jual jagung bakar atau roti bakar
Cuaca dingin dan udara yang lembab pada saat musim hujan membuat masyarakat cepat lapar. Nah Sobat Nida, salah satu jajanan sehat, mudah, dan murah yang dapat disantap tepat saat musim hujan adalah jagung bakar dan roti bakar. Kedua menu ini menjadi menu yang pas untuk Sobat Nida sebagai inspirasi bisnis saat musim hujan.
4. Aneka minuman hangat
Bukan hanya makanan saja yang diincar, tetapi minuman hangat juga dicari oleh masyarakat saat musim hujan. So, nggak ada salahnya juga mencoba menambahkan aneka minuman hangat di menu jualan kamu.
5. Jasa cuci kendaraan
Bisnis yang satu ini juga dijamin bakal laris-manis nih. Kenapa? Karena saat musim hujan, setiap hari kendaraan banyak melewati kubangan-kubangan air kotor di jalan. Dan mencuci kendaraan ke tempat pencucian motor adalah solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.
6. Alat pelindung hujan
Barang-barang ini juga biasanya paling banyak dicari saat musim hujan, Sob. Barang tersebut bisa berupa payung, jas hujan, cover sepatu, rain cover bag dan sejenisnya. Jika dibandrol dengan harga murah serta dijual di tempat yang mudah dijangkau oleh orang baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor, maka bukan nggak mungkin lagi kalau jualan kamu juga bakal laris.
Selamat mencoba! (Fikriah NurJannah)
Sumber : annidaonline.com

Wednesday, 27 December 2017

BACA DUA AYAT INI. IN SYA ALLAH REZEKI LANCAR 7 KETURUNAN TAK HABIS

Ada dua ayat di dalam Al Qur’an yang jika dibaca setiap malam maka orang yang membacanya akan diberikan kecukupan. Dua ayat saja? Iya, hanya dua ayat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ
“Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah pada malam hari, niscaya ia tercukupi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam Nuzhatul Muttaqin syarh Riyadhush Shalihin, Syaikh DR Mustofa Said Al Khin, Syaikh DR Mustofa Al Bugho, Syaikh Muhyidin Mistu, Syaikh Ali Asy Syirbaji dan Syaikh Muhammad Amin Luthfi menerangkan bahwa salah satu makna tercukupi dalam hadits ini adalah tercukupi keperluan dunia dan akhiratnya serta terhindarkan dari semua keburukan.
Hadits ini pula yang dicantumkan oleh Ibnu Katsir saat menjelaskan keutamaan dua ayat terakhir surat Al Baqarah ini dalam tafsirnya.
Dua ayat terakhir dalam surat Al Baqarah tersebut tidak lain adalah firman-Nya:
آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ
أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
“Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an) dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan seseorang pun di antara rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.”
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al Baqarah: 285-286)
detikperjuangan.com

Hadis-hadis Keutamaan Bersiwak

  Nabi saw. tidak hanya mengajarkan kepada umatnya tentang ubudiyah dan ketauhidan. Beliau juga mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga...