Friday, 26 June 2020

Pentingnya Visi-Misi, Mission Statement dan Slogan Usaha

Infografis: Tahapan Visi-Missi, Mission Statement dan Slogan

Apa yang diperlukan selain rencana bisnis, keperluan operasional dan strategi pemasaran? Ialah visi-misi usaha, atau mission statement, dan juga slogan. Kedua hal ini jadi bagian penting juga dalam strategi branding, namun tidak semua pengusaha menggunakannya. 
Lantas, mengapa visi-misi, mission statement dan slogan usaha itu penting? Mari kita bahas satu per satu.

Apa itu Visi-Misi?

Singkatnya, visi adalah tujuan jangka panjang sebuah usaha atau unit bisnis, produk atau jasa, yang dibuat oleh pendirinya dan ditujukan untuk target jangka panjang. Sama seperti visi pada umumnya di instansi pemerintahan atau organisasi sosial, visi dalam bisnis penting untuk mengetahui ke mana bisnis akan diarahkan, dan fokus apa yang akan dikejar dalam sepuluh, dua puluh, atau bahkan lima puluh tahun mendatang.
Starbucks Vision-Mission Statement - en.ppt.online.org

Visi biasanya ditulis dalam satu kalimat utuh yang mencakup tujuan dan keunikan bisnis atau operasional perusahaan, ataupun cara mencapainya. 

Contoh visi bisnis atau perusahaan:

  • Starbucks: To establish Starbucks as the premium purveyor of the finest coffee in the world while maintaining our uncompromising principles while we grow. (Memperkuat posisi Starbucks sebagai penyedia layanan kopi premium terbaik di dunia selagi mempertahankan prinsip-prinsip teguh kami dalam bertumbuh).
  • Dunkin’ Donuts: Make and serve the freshest, most delicious coffee and donuts quickly and courteously in modern, well-merchandised stores. (Membuat dan menyajikan kopi dan donat yang paling segar dan paling enak secara cepat dan ramah, di tempat yang modern dan tertata rapi.)
  • Pertamina: Menjadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia
  • Kementerian Keuangan: Menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang produktif, kompetitif, inklusif, dan berkeadilan di abad ke-21
  • Google: to provide access to the world's information in one click. (Menyediakan akses ke informasi sedunia dalam satu klik.)
  • McDonald’s: menjadi restoran cepat saji dengan pelayanan terbaik di dunia.
Sementara untuk mewujudkan visi tersebut, agar lebih realistis dan efektif, dalam jangka pendek diperlukan misi-misi (biasanya dalam beberapa poin) yang spesifik, selaras, dan bisa dilakukan secara efektif.
Misi akan membangun keping-keping pencapaian dalam enam bulan, setahun, atau lima tahun dan terangkai secara utuh, terukur dan mudah dievaluasi, memajukan bisnis dari waktu ke waktu sampai akhirnya visi di atas tercapai.

Contoh misi bisnis atau perusahaan:

  • Pertamina: Menjalankan Usaha Minyak, Gas, Serta Energi Baru dan Terbarukan Secara Terintegrasi, Berdasarkan Prinsip-Prinsip Komersial Yang Kuat
  • Kementerian Keuangan: 
    • Mencapai tingkat pendapatan negara yang tinggi melalui pelayanan prima serta pengawasan dan penegakan hukum yang efektif;
    • Menerapkan kebijakan fiskal yang responsif dan berkelanjutan;
    • Mengelola neraca keuangan pusat yang inovatif dengan risiko minimum;
    • Memastikan belanja negara yang berkeadilan, efektif, efisien, dan produktif;
    • Mengembangkan proses bisnis inti berbasis digital dan pengelolaan Sumber Daya Manusia yang adaptif sesuai kemajuan teknologi.
    • Google: 
      • World’s information (menyampaikan dan mengelola informasi dunia)
      • Organization (organisasi)
      • Universal accessibility (diakses secara luas)
      • Usefulness (manfaat dan kegunaan yang dirasakan)
      • McDonald’s: 
        • to be our customers’ favorite place to eat and drink (menjadi tempat makan dan minum yang favorit bagi pelanggan.)
        • to be our customers’ favorite way to eat and drink (menjadi cara makan dan minum yang favorit bagi pelanggan.)

      Apa itu Mission Statement?

      Mission Statement atau pernyataan misi adalah serangkaian kalimat yang mengandung visi, filosofi, dan keunggulan kompetitif yang membuatnya berbeda dengan bisnis pesaing, atau agar menonjol dalam bisnis secara keseluruhan. 
      Mission Statement biasanya terdiri dari satu sampai maksimum tiga kalimat, spesifik dan unik. Biasanya mission statement lebih panjang dari slogan tapi lebih pendek dari visi.
      Apple Mission Statement - Ebaqdesign
      Apple's New York 5th Avenue Store
      Berbeda dengan visi yang biasanya dipakai di kalangan internal, mission statement ditujukan lebih banyak untuk pelanggan, investor, atau dunia bisnis secara umum. Atau dengan kata lain, visi bersifat internal, sementara mission statement lebih eksternal. Oleh karena itu, mission statement banyak dipakai dalam keperluan pemasaran. Biasanya mission statement juga dipasarkan lewat media iklan, company profile, atau proposal bisnis untuk mendapatkan permodalan.
      Meski begitu, mission statement diterapkan pula di kalangan karyawan dan sering kali jadi panduan dalam pembuatan prosedur operasional standar (SOP). 
      Dalam lingkup internal perusahaan, baik visi, misi-misi maupun mission statement berperan penting dalam membuka pemahaman bagi para karyawan tentang tujuan berjalannya bisnis, nilai-nilai luhur yang dipegang, prinsip-prinsip kerja, serta cara yang benar untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, ketiganya sering kali dituangkan dalam bentuk tulisan berupa surat, poster, spanduk, atau bahkan buku panduan agar setiap orang di perusahaan memahami secara utuh dan menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. 
      Di level karyawan, visi-misi dan mission statement berfungsi sebagai arah dan panduan bekerja. Sementara di level manajemen, ini menjadi dasar untuk setiap pengambilan keputusan di masa mendatang. Ketiga prinsip karakter tujuan perusahaan ini akan menjadi penentu dalam pengambilan keputusan-keputusan strategis dalam rapat ataupun penanganan krisis, yang pada akhirnya akan menentukan apakah bisnis berjalan sesuai tujuannya atau tidak.
      Contoh Mission Statement:
      • Pertamina: Pertamina memiliki tata nilai sebagai komitmen perusahaan untuk mewujudkan visi dan misinya berdasarkan standar global dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Nilai-nilai Pertamina disebut dengan 6C, terdiri dari Clean, Competitive, Confident, Customer Focus, Commercial dan Capable, dan nilai-nilai ini wajib diketahui dan menjadi pedoman bagi seluruh karyawan dalam beraktivitas.
      • Kementerian Keuangan: (tidak ditemukan)
      • Google: to organize the world’s information and make it universally accessible and useful. (mengelola informasi dunia dan menyediakan aksesnya secara universal dan berguna bagi semua orang).
      • McDonald’s:
        • Improving Health (Meningkatkan Kesehatan)
        • Favorite Place for Customers (Menjadi tempat favorit bagi pelanggan)
        • Exceeding Expectations (Melebihi ekspektasi)

      Tahapan pembuatan Visi-Misi dan Mission Statement

      Baik Visi, Misi-misi dan Mission Statement punya cara serupa dalam pembuatannya. Umumnya, ketiga unsur pernyataan ini berawal dari tujuan awal pengusaha membuat produk dan alasannya menjalankan usaha tersebut. Jika sudah tahu alasannya, maka langkah-langkah selanjutnya akan terarah dengan lebih jelas.

      Berikut tahapan pembuatan visi-misi dan mission statement

      Pencarian Ide (Brainstorming)

      Sebagaimana dituliskan di atas, ide untuk visi-misi dan mission statement selalu datang dari alasan awal mengapa suatu bisnis dimulai. Bisa juga, mengapa pengusaha membuat produk tersebut. Agar lebih realistis, proses brainstorming ini bisa dimulai dari beberapa pertanyaan berikut:
      1. Kenapa ingin membangun bisnis ini?
      2. Nilai-nilai apa yang ingin disampaikan lewat produk dan bisnis ini?
      3. Nilai dan karakter apa dari bisnis ini yang membuatnya unik dan berbeda dengan pesaing?
      4. Apa yang ingin dicapai (visi) dengan produk dan bisnis ini?
      5. Siapa Target Pasar produk dan bisnis ini? (Pelajari lebih lanjut: Cara Menentukan Target Pasar Usaha Kuliner)
      6. Bagaimana lokasi penjualan bisa membantu perkembangan bisnis?
      Sebelum memulai bisnis seorang pengusaha biasanya sudah menyimpan niat dan tujuan apa yang ingin dicapai lewat jalan usahanya kelak. Tujuan ini akan membantu apa-apa yang harus dikejar untuk mencapainya. Ini bisa berimbas ke misi yang ingin dicapai, tema bisnis dan dekorasi tempatnya, latar belakang dan job desc. karyawan, budaya bekerja secara keseluruhan, sampai bentuk penyajian produk kepada pelanggan. 
      Ini penting karena tanpa tujuan yang jelas dan terukur, sebuah perusahaan akan berjalan tanpa arah dan kurang fokus dalam pengembangannya. Tahapan perumusan visi-misi dan mission statement biasanya memerlukan kepemimpinan yang baik dan biasanya sudah dimulai bahkan sejak tahapan operasional mulai berjalan. Ini menjadi bekal pengambilan keputusan yang cermat saat perusahaan sudah mulai berkembang kelak.

      Riset

      Sebagaimana dijelaskan artikel Riset dan Analisis Target Pasar [Baca di Sini], riset Visi-Misi dan mission statement juga mencari tahu bagaimana contoh-contoh yang sudah ada. Riset bisa dimulai dengan mempelajari visi-misi perusahaan terkemuka atau yang sudah mendunia, macam Apple, Samsung, McD, Pizza Hut, dan sebagainya. Paling baik adalah mengikuti merek-merek besar yang berada dalam bidang bisnis yang sama.
      Mempelajari visi-misi dan mission statement perusahaan pesaing juga baik, ditujukan untuk mencari celah bagian mana yang perusahaan kita bisa buat lebih menarik dan menjual di mata pelanggan nantinya. Tanpa harus meniru gaya, format ataupun menjiplak kata-kata, belajar dari visi-misi dan mission statement perusahaan pesaing akan memberikan pandangan baru tentang apa yang kira-kira disukai dan melekat di hati konsumen.

      Penulisan

      Setelah riset selesai dan jawaban-jawabannya sudah terkumpul, rancangan visi-misi dan mission statement bisa diuraikan dalam bentuk paragraf. Tergantung karakter pebisnis masing-masing, penulisan rancangan visi-misi bisa berupa satu paragraf singkat, atau bisa pula panjang dan melebihi satu halaman. Ini tidak masalah, selama semua informasi yang diperlukan sudah dirangkum di dalamnya. Poin-poin penting dari rumusan tersebut diambil, lalu dirunut kembali di halaman baru kemudian diedit, disempurnakan sesuai kebutuhan. 
      Nah, kunci penulisan baik visi, misi, ataupun mission statement adalah spesifik, to the point (tidak berbelit-belit), mudah diingat, menggunakan bahasa yang sederhana, dan juga kalimat yang efektif. Khusus untuk visi dan mission statement, hindari kalimat terlalu panjang atau kata yang diulang-ulang. Harus singkat, padat dan jelas, karena nantinya akan dicetak ke berbagai materi pemasaran.
      Setelah poin-poin tersebut di atas terkumpul, periksa kembali apakah sudah mencakup hal-hal berikut:
      Who (siapa?) - target pasar yang dituju
      What (apa?) - produk dan layanan yang ditawarkan
      Why (mengapa?) - alasan harus ada di pasaran
      How (bagaimana?) - cara memuaskan kebutuhan konsumen
      Keunggulan Kompetitif yang membuatnya unik dan lebih menjual
      Baca juga: Maknyes! Ini Resep Es Puter Kelapa Kekinian yang Bikin Harimu Segar
      Setelah semua poin di atas selesai, maka akan ditemukan rumusan rinci dan lebih spesifik yang mencakup visi, misi-misi, serta mission statement yang kira-kira cocok dengan karakter bisnis, dan bisa dipakai untuk menjaring calon pelanggan lebih banyak lagi.

      Yang Perlu Dihindari

      Yang perlu dihindari dalam menulis visi-misi dan mission statement adalah:
      • Terlalu umum, menggunakan kalimat yang terlalu umum sehingga bisa dipakai di semua bisnis
      • Terlalu banyak kata-kata dan terkesan rumit (njelimet), sehingga orang sulit memahami artinya
      • Menggunakan jargon-jargon yang tidak dipahami orang atau bahasa yang terlalu asing bagi target pasar

      Slogan

      Slogan juga penting, tidak lain karena biasanya melekat erat dengan penulisan ataupun penyebutan nama merek (brand). “I’m lovin’ it!” punya McDonald’s begitu melekat di benak banyak pelanggan maupun non-pelanggan karena mudah diucapkan, artinya mudah dipahami, dan mudah diingat. Inilah karakteristik slogan yang membedakannya dengan mission statement.
      Three Words that Make a Billion Dollar Company
      Kalau mission statement mengandung beberapa kalimat yang menjelaskan nilai-nilai dan karakter perusahaan, slogan atau jargon terdiri dari hanya beberapa kata, biasanya bahkan tidak membentuk kalimat tapi hanya merupakan seruan, seperti contoh punya McD tadi. Slogan juga tidak selalu berupa gambaran tentang produk ataupun visi, tetapi mengandung relevansi yang mengaitkan bunyinya dengan produk atau layanan itu sendiri.
      Slogan juga berlaku dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pembuatan slogan juga sering kali melibatkan tim kreatif yang bekerja dalam waktu tertentu untuk mencari ide, meriset serta merumuskan kata-kata yang akan dipakai dan akan melekat di semua media pemasaran. 
      Beberapa slogan yang terkenal dan bisa jadi inspirasi, antara lain:
    • Semakin di Depan - Yamaha Indonesia
    • Seleraku Indomie
    • Terus Terang, Philips Terang Terus - Philips Indonesia
    • Amanat Hati Nurani Rakyat - Harian Kompas
    • Moving Forward - Toyota

    • Nah, memperkenalkan bisnis ke publik memang memerlukan kejelian mempelajari target pasar, analisis, serta cermat memahami bahasa iklan yang efektif untuk dipakai. Karena tujuan branding yang berhasil adalah yang memicu perasaan tertentu di hati orang-orang, setiap pengusaha perlu merencanakan dengan matang apa tujuan, visi-misi, mission statement dan slogan yang menarik, mudah diingat serta memicu terjualnya lebih banyak barang.
      Demikian artikel pentingnya visi-misi, mission statement dan slogan usaha kali ini, semoga bermanfaat bagi setiap pengusaha yang ingin berkembang.

      Sumber: seratafood.com

      Wednesday, 24 June 2020

      Franchise Fashion


      Dunia mode atau fashion memang tidak ada matinya.

      Sekarang ini, orang-orang cenderung lebih konsumtif untuk urusan sandang.

      Karena itulah, usaha franchise fashion bisa menjadi sebuah bisnis yang bisa Anda lirik.

      Untungnya pun bisa banyak asal Anda bisa memilih franchise yang benar.

      Cara Memilih Franchise Fashion yang Menguntungkan

      Franchise Fashion

      Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
      1. Pilihlah fashion dengan merek ternama yang sudah dikenal masyarakat luas, agar tidak ada yang meragukan kualitasnya
      2. Namun, opsi pertama juga harus sesuai dengan target market. Jika target market adalah kalangan menengah ke bawah, pilihlah franchise yang menawarkan harga termurah
      3. Ketahui betul produk fashion yang akan dipilih, seluk beluk, kelarisannya di pasaran, dan sebagainya
      4. Jangan lupa memperhatikan testimoni dari para franchiser yang lebih dulu berpengalaman, bagaimana kesannya dalam menjual produk tersebut
      5. Sesuaikan dengan modal yang dimiliki, jangan memaksa, lebih baik mulai sedikit-sedikit dengan modal sendiri
      6. Jangan tergiur dengan tawaran modal awal yang murah sebelum Anda mengetahui betul-betul kualitas produknya seperti apa

      15 Rekomendasi Franchise Fashion Terbaik

      Berikut beberapa rekomendasi untuk Anda yang ingin membuka usaha waralaba fashion:

      • Sorabel
      • Elzatta
      • Ethica
      • Ranti
      • Distro Bullshit Inc. Store
      • SD Collection
      • Faith Distro
      • Sheika Hijab
      • AyuMomaLula
      • Zoya
      • Alit Kidz
      • Rabbani
      • Shafira
      • Shasmira
      • MCKOT House of Jacket

      Bisnis Plan Franchise Fashion

      Bisnis Plan Franchise Fashion

      Seperti franchise minuman, waralaba di bidang fashion pun perlu perencanaan yang matang supaya bisnis tersebut tetap berjalan lancar.

      Berikut beberapa hal yang harus dipikirkan :

      1. Mencari franchise yang benar-benar terpercaya dan jangan asal pilih
      2. Sebelum itu, pikirkan secara matang produk fashion apa yang akan dijual, karena fashion sangat luas cakupannya. Apakah itu daster, baju muslimah, hijab, kaos distro, baju anak, dan sebagainya harus dipikir masak
      3. Sasar target market dengan tepat sesuai produk yang dipilih
      4. Tempat yang potensial juga harus dipikirkan, apakah nantinya akan menyewa ruko, berjualan keliling, atau menggelar lapak di rumah
      5. Perhatikan modal, jangan sampai terlalu banyak meminjam dana jika akhirnya hanya akan keteteran
      6. Pikirkan siapa yang akan mengelola bisnis tersebut, apakah cukup Anda saja atau perlu bantuan seperti karyawan dan sebagainya
      7. Pikirkan dengan baik strategi marketing supaya jualan Anda laris manis sehingga model produk yang dimiliki selalu update dan tidak ketinggalan mode

      Modal yang Diperlukan Franchise Fashion

      Modal yang Diperlukan Franchise Fashion

      Untuk waralaba fashion ini, modal yang diperlukan sebenarnya beragam, tergantung produk apa yang Anda pilih. Berikut rinciannya:

      1. Untuk franchise baju murah modalnya berkisar Rp3,5 juta
      2. Untuk franchise hijab merek terkenal berkisar Rp5 juta
      3. Untuk kaos distro berkisar Rp2,5 juta
      4. Untuk brand terkenal lengkap dengan gerainya bisa mencapai Rp100 juta

      Analisa Keuntungan Franchise Fashion

      Analisa Keuntungan Franchise Fashion

      Dari modal yang beragam, tentu hasil untungnya juga beragam.

      Berikut contoh analisa untuk franchise baju murah:

      • Modal awal Rp 3.500.000-,
      • Biaya operasional per bulan (termasuk sewa tempat per bulan, bayar karyawan, listrik dan air) = Rp 1.000.000-,
      • Rata-rata penjualan setiap hari 100 pc, dengan margin Rp2.500 per pc, maka penghasilan sehari menjadi 100 x Rp2.500 = Rp 250.000
      • Maka, penghasilan sebulan menjadi 30 x Rp250.000 = Rp 7.500.000-,
      • Misalkan profit diambil 50% dari omzet, maka menjadi Rp 3.500.000-,
      • Untung sebulan menjadi Rp 3.500.000 – Rp 1.000.000 = Rp 2.500.000-,

      Dengan begitu, Anda bisa balik modal dalam waktu sekitar dua bulan saja.

      Kendala dan Solusi Franchise Fashion

      Kendala dan Solusi Franchise Fashion


      Seperti halnya franchise fitness, waralaba fashion juga mempunyai kendala yang sering dihadapi. Berikut di antaranya:

      1. Terbentur modal, karena ingin langsung memulai dengan sesuatu yang besar dan pilihan lengkap
      2. Tempat yang kurang berpotensi sehingga sepi pelanggan
      3. Kurang gencar atau tidak tahu cara mempromosikannya dengan tepat
      4. Salah menyasar target pasar 
      5. Keuangan yang tercampur baur sehingga tidak jelas antara uang modal dan uang untung
      6. Model yang dijual sudah ketinggalan zaman

      Jika kendalanya seperti di atas, maka solusi yang bisa diterapkan, antara lain:

      1. Mulailah usaha franchise ini sedikit demi sedikit sesuai dengan modal yang dimiliki, bisa ditambah jika hasil untungnya sudah terlihat
      2. Survei lebih dulu tempat tersebut, jika perlu pastikan tidak ada pesaing dengan franchise yang sama
      3. Sekarang sudah banyak sekali kelas-kelas online yang mana Anda bisa belajar bagaimana cara memasarkan produk di media social. Yang mana, media sosial lah sekarang ini yang berperan penting dalam bisnis Anda
      4. Dalam memilih tempat harus disesuaikan dengan target pasar yang disasar, misalnya produk yang dijual adalah kaos distro dengan sasaran anak-anak muda, maka carilah tempat yang biasa ramai untuk tongkrongan anak muda
      5. Disiplinkan diri sendiri berkaitan dengan masalah keuangan ini, atau minta seseorang yang Anda percaya untuk mengelolanya sehingga tidak tercampur baur
      6. Rajin-rajinlah update mengenai dunia fashion sehingga tidak ada produk jadul yang Anda jual

      Target Pasar Franchise Fashion

      Target Pasar Franchise Fashion

      Karena merupakan bisnis yang tidak pernah mati dan dibutuhkan semua orang, maka target pasar untuk waralaba ini pun cenderung luas.

      Meski sebenarnya target pasar ini bergantung juga dengan produk yang Anda jual. 

      • Anak-anak, jika mengambil franchise baju anak
      • Wanita muslimah, Ibu-ibu, mahasiswi, pelajar perempuan, pekerja wanita, jika ambil franchise hijab
      • Anak-anak muda laki-laki, untuk kaos distro
      • Bapak-bapak, pekerja laki-laki, jika franchise kemeja, dan sebagainya

      Strategi Marketing dan Promosi Franchise Fashion

      Strategi Marketing dan Promosi Franchise Fashion

      Baik itu franchise hotel ataupun waralaba fashion, perlu yang namanya strategi marketing yang jitu supaya usaha Anda laris manis.

      Berikut tips yang bisa Anda jalankan:

      1. Pasang banner, spanduk, atau papan tulisan yang jelas di tempat jualan Anda. Jika di rumah, maka gunakan sesuatu yang mencolok agar terlihat oleh orang-orang
      2. Gunakan media sosial yang dimiliki, seperti facebok atau instagram, buatlah halaman tersendiri untuk bisnis Anda ini, jangan dicampur dengan akun pribadi
      3. Rajin-rajin beriklan di media sosial tersebut, jangan hanya dibuat saja, misalkan dengan siaran langsung, atau menggunakan jasa iklan berbayar yang akan semakin luas cakupannya
      4. Buatlah toko online di market place, pelajari caranya
      5. Gunakan jasa endorse dari selebgram atau orang-orang yang punya follower banyak
      6. Tampilkan testimoni di laman medsos untuk meyakinkan calon konsumen
      7. Berikan diskon di hari-hari tertentu untuk menarik pelanggan

      Strategi Pengembangan Bisnis Franchise Fashion

      Berikut beberapa tips untuk bisa mengembangkan bisnis waralaba fashion Anda:

      1. Belajar dan belajar lagi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis fashion tersebut
      2. Tambah modal dan produk jika uang modal yang digunakan sudah kembali dan hasil untung lumayan
      3. Ambil lagi franchise pakaian yang berbeda jenis dan punya prospek baik atau yang sedang in sekarang
      4. Buka kesempatan pada para reseller untuk bergabung

      Tips Sukses Waralaba Fashion

      Tips Sukses Waralaba Fashion

      Berikut tips sukses yang bisa diterapkan:

      1. Jangan pernah bosan untuk promo, terutama di media sosial, rajin-rajinlah posting produk
      2. Jangan menyerah jika produk belum selaris yang diharapkan, ingat semua memang butuh proses
      3. Berusaha lebih keras dan jangan lupa berdoa

      Nah, itu dia 10 poin penting yang harus diterapkan jika ingin sukses dalam franchise fashion.

      Semoga bermanfaat!

      Hadis-hadis Keutamaan Bersiwak

        Nabi saw. tidak hanya mengajarkan kepada umatnya tentang ubudiyah dan ketauhidan. Beliau juga mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga...